Selasa, 24 Januari 2017

Apa itu bisnis kuliner ?

Oseng Capcay Mpok Lela
Kuliner adalah bisnis yang tidak mengenal musim. Dalam kondisi apapun, bisnis satu ini selalu memiliki angka penjualan yang stabil atau bahkan tinggi. Tak heran jika banyak yang mulai melirik untuk membuka bisnis kuliner ini.

Mpok Lela sering berpesan pada kami, "Gung, kalau mau bisnis itu, carilah bisnis yang setiap orang dan setap hari mereka membutuhkannya alias tidak lain dan tidak bukan adalah kuliner baik makanan atau minuman.

Alhamdulillah, Warung Mpok Lela telah berpengalaman dari tahun ke tahun dalam hal kuliner ini terutama nasi bungkus / ponggol / nasi box untuk wilayah Kota Tegal dan sekitarnya.

Maa syaa Allah, begitu besar perjuangan Mpok Lela dalam membangun bisnis kuliner ini. Mulai dari bangun pagi, lanjut belanja segala keperluan ke pasar dari mulai pukul 06.00 dan masak-memasak dari pukul 08.00 hingga pukul 16.00, maklum karena lauk-pauk yang kami masak mencapai lebih dari 20 macam. Dilanjut lagi dengan berjualan dari sore hingga malam hari.

Alhamdulillah, segala keadaan kami berusaha untuk selalu bersyukur. Karena kami begitu paham bahwa resiko orang berjualan adalah kadang untung dan kadang rugi. Begitu pun dengan Warung Mpok Lela yang kami bangun. Untung atau rugi tetap kami syukuri.


 
Cara memulai bisnis kuliner yang baik :

1. BELAJAR PADA AHLINYA
Untuk memulai sebuah usaha, apapun itu, anda perlu mencari referensi atau istilah kerennya “berguru” ke orang-orang yang terjun lebih dulu di bidang usaha tersebut. Selain lebih tahu apa saja yang harus lakukan untuk menjalankan usaha anda, jiwa bisnis akan termovitasi berkali-kali lipat dengan cerita-cerita naik turunnya usaha dari senior anda.

2. IDENTIFIKASI PRODUK
Cara memulai usaha kuliner yang kedua ini sangat penting untuk anda lakukan sebelum anda benar-benar terjun memulai bisnis kuliner. Pertama, kenali dengan pasti jenis makanan apa saja sih yang diminati oleh kebanyakan orang. Hal ini akan memberikan anda pandangan/prospek ke depan tentang bisnis anda, apakah bisa berlangsung lama atau musiman saja. Selain itu, jangan mudah tergoda dengan trend-trend kuliner yang sedang booming dan laku keras, namun tidak menjanjikan prospek bisnis jangka panjang. Untuk tetap teguh dengan produk utama anda, sediakan kuliner yang sedang in sebagai pelengkap saja.

 3. UTAMAKAN CITA RASA DAN INOVASI
Pastikan anda sudah yakin dengan kelayakan masakan. Untuk mengetahuinya, anda bisa membagikan tester-tester kepada rekan, keluarga dan saudara anda lalu minta mereka memberikan pendapat tentang masakan anda. Anggap pendapat tersebut sebagai masukan untuk berkreasi lebih baik lagi. Terlebih jika banyak pujian yang anda dapatkan dari masakan anda, jaga resep rahasia anda agar tidak ada yang bisa ‘menjiplaknya’.
Hal ini sangat penting karena ketika anda memulai sebuah usaha kuliner, resep rahasia adalah salah kunci utama berlangsungnya bisnis anda. Jika anda mempunyai sebuah produk andalan, pastikan untuk memisahkan resep produk andalan dan resep produk biasa anda. Setelah pasar anda terbentuk, mulai buat inovasi pada kreasi-kreasi anda dibarengi dengan peningkatan kemampuan memasak anda. Dengan kualitas masakan yang baik dan kemasan yang menarik, lalu dibumbui dengan pelayanan yang ramah, hampir bisa dipastikan usaha bisnis anda ini akan laris manis.

Ayam-Telur-Tahu Bumbu Rendang Mpok Lela


4. BENTUK TIM YANG HANDAL
Cara memulai bisnis kuliner selanjutnya adalah membentuk tim anda. Bisnis kuliner memang cenderung sulit apabila dilakukan seorang diri. Nah, untuk menunjang kepuasan pelanggan dan hasil makanan yang maksimal, anda bisa mengajak keluarga atau tetangga sekitar anda. Dengan cara ini, anda sudah turut serta untuk mengurangi jumlah pengangguran lho. Menarik bukan?

5. PEMASARAN
Strategi pemasaran mempunyai peranan yang penting di dalam kelangsungan hidup suatu usaha. Distribusi adalah salah satu aspek penting yang terkandung di dalamnya. Bagi anda yang memiliki modal yang cukup besar, anda dapat membuka cabang atau outlet sekaligus. Sebaliknya apabila dana terbatas, fokusnya semua strategi pemasaran tersebut di satu outlet saja. SELAMAT MENCOBA... ^_^

Tidak ada komentar:

Posting Komentar